Saturday, December 5, 2015

Kenali Jenis Cacing Yang Bisa Dibudidayakan

Sebagai pemula yang sedang mencari  tahu mengenai dunia peternakan cacing tanah / budidaya cacing tanah pasti yang sering di tanyakan mengenai hal jenis cacing tanah, Lho apa bedanya cacing tanah pada umumnya?

Dan yang sering mereka bayangkan dan angankan memang cacing tanah alam / liar yang hidup di kebun pekarangan rumah dan sebagainya. Hal ini wajar karena belum tahu ilmu pengetahuanya saja.

Sebenarnya hal rasa ingintahu dan penasan tinggi inilah yang akan mendampingi kesuksesan budidaya cacing tanah ini, kenapa demikian? karena semangat, pikiran positif dan rasa ingin tahu untuk belajar dan terus belajar ini lah yang akan menentukan.
Cacing Tiger / Eisenia fetida

Cacing yang selama ini kita ketahui secara awam tenyata memiliki banyak jenis. Terlebih untuk dibudidaya, jenis cacing tanah yang dipilih tergolong lebih spesifik. Berikut ini ada jenis-jenis cacing tanah yang menjadi pilihan untuk budidaya.

Eisenia fetida
Ukuran tubuh cacing ini berkisar antara 7-8 cm dan berwarna coklat kemerahan dengan segmen berwarna cerah sehingga biasa disebut cacing Tiger atau cacing merah. Tubuhnya berbentuk silindris dan gerakannya lamban. Cacing ini biasanya ditemukan pada tumpukan bahan organik, sampah rumah tangga, atau di bawah batang pisang yang membusuk. Cacing ini juga termasuk dalam cacing budidaya dari Eropa yang cukup terkenal karena ketahanannya hidup di temperatur 18 - 27°C.

Lumbricus rubellus
Lumbricus rubellus atau cacing ekor kuning merupakan jenis cacing asal Eropa yang paling banyak dibudidayakan dan biasa digunakan dalam industri farmasi, kosmetik, pakan hewan, serta konsumsi bagi manusia. Cacing yang biasa hidup di atas permukaan tanah ini memiliki ukuran tubuh yang kecil dengan panjang 8 - 14 cm. Warna tubuh pada bagian punggung berwarna cokelat cerah hingga ungu kemerahan, perut berwarna krem, serta ekor kekuningan. Bentuk tubuh membulat dengan panjang agak memipih. Gerakannya lamban dan memiliki kadar air dalam tubuh sekitar 70-78%.

Eudrilus eugeniae
Cacing yang disebut African Nightcrawler ini biasa dibudidayakan untuk diambil kascingnya. Cacing yang berwarna merah keunguan ini hanya dapat hidup di temperatur 24-30°C namun mempunyai kemampuan reproduksi yang tinggi. Cacing African Nightcrawler mempunyai ukuran tubuh lebih besar dari cacing ekor kuning dan bisa mencapai panjang 20 cm.

Perionyx exavatus
Cacing ini merupakan cacing lokal yang bentuknya seperti kalung sehingga biasa disebut cacing kalung. Ukuran tubuhnya relatif lebih besar dibandingka dengan jenis cacing tanah lainnya. Bentuk tubuhnya membulat, berwarna coklat keunguan, dan sedikit kelabu. Cacing ini biasa hidup di sekitar kotoran ternak dan di bawah batang pisang yang membusuk.

Pheretima sp.
Cacing lokal yang memiliki warna tubuh kuning kecoklatan, gerakannya lamban, dan melingkar jika tubuhnya disentuh ini biasa disebut cacing koot. Ukuran tubuh cacing ini sedikit lebih pendek dari cacing kalung. Cacing ini biasanya digunakan sebagai umpan pancing.

Metaphire Longa
Cacing ini memiliki warna tubuh berwarna hitam dan memiliki segmen nyata seperti sisik. Ukuran tubuhnya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis cacing lokal lainnya dan bisa mencapai panjang 1,5 meter. Cacing yang biasa disebut cacing sondari ini seringkali terlihat menaiki batang pohon pada malam hari dan mengeluarkan suara lengkingan.

Tubifex sp.

Cacing sutera memiliki tubuh yang kecil, lunak, dan lembut seperti sutra. Cacing ini berukuran sekitar 1-2cm dan senang hidup berkelompok. Cacing sutera dapat ditemukan pada saluran air atau kubangan air berlumpur yang bergerak perlahan. Cacing sutera biasa digunakan untuk pakan ikan hias atau bibit ikan karena kandungan proteinnya yang tinggi.

Mau beternak cacing tanah? jangan lupakan cara dan prosedur budidaya cacing yang benar, Baca selanjutnya --> Cara Benar Budidaya Cacing Tanah <--

Monday, November 2, 2015

Aplikasi Kascing Untuk Budidaya Tanaman Obat Kunyit Hitam

Tanaman obat indonesia merupakan aset negeri ini yang harus di lestarikan dan terus di budidayakan agar tidak punah sehingga para anak cucu kita tidak kehilangan aset yang berharga ini. Banyak sekali tanaman obat asli indonesia yang sudah mulai langka dan hampir punah seperti adas,sambiloto, temulawak, mengkudu, puring dan sebagainya.
Daun Tanaman Obat Kunyit Hitam

Pupuk kascing tidak hanya baik dan bagus untuk jenis tanaman obat lokal alias asli indonesia bahkan untuk tanaman obat langka seperti kunyit hitam yang berasal dai indian bisa tumbuh subur di pekarangan belakang rumah cocok sekali untuk koleksi atau sekedar toga ( tanaman obat keluarga ) atau apotik hidup.


Video Ciri-ciri tanaman obat kunyit hitam asli





Sunday, August 23, 2015

Mari Beternak Cacing Tanah Untuk Membangun Perekonomian Mandiri

Jangan mudah tergiyur dengan iming-iming yang wah, mulailah berpikir sederhana bagun tujuan dan niat dengan ikhlas, tulus dan optimis. Ilmu baru wawasan baru jangan menjadikan diri kita sombong seolah-olah paling tahu segalanya.

Mari Beternak Cacing Tanah Untuk Membangun Perekonomian Mandiri


Melihat perkembangan dunia peternakan cacing tanah di Indonesia, Banyak yang tersesat dan beranggapan bahwa bisnis ternak cacing itu hanya menjual cacing ke penyedia kursus, komunitas, pengepul, pakan burung, pemancingan, produksi obat, pabrik kecantikan dan lain-lain.

Padahal kalau saja kita mau berfikir lebih kreatif dan memahami keadaan perekonomian kita bahkan perekonomian negara ini yang sudah begitu memperihatinkan. kita akan lebih terbuka dan memahami keadaan perekonomian negara baik negara rumah tangga maupun negara indonesia ini.

Sektor pertanian, perikanan, peternakan dan kelautan sudah mulai di lemahkan baik oleh pejabat negara ini dengan alasan politik maupun oleh pihak asing yang makin hari makin memprihatinkan kehidupan bangsa ini, padahal negara indonesia surganya dunia ( belahan surga ) namun kini lambat laun sudah mulai menunjukkan gejala2 yang akan menjadi nerakanya dunia.

Perusakan lingkungan sudah tidak karuan di mana-mana, carut marutnya negeri ini terhalang oleh keegoisan manusia-manusia bangsa ini, rasa simpatik mulai hilang, rasa peka terhadap lingkungan sudah mati, rasa memiliki negeri ini sudah tiada. Bahkan lebih membanggakan produk luar negeri padahal produk dalam negeri lebih berkualitas.

Karena hanya di sebabkan harga produk dalam negeri lebih mahal kita memilih produk luar negeri yang justru berkualitas kurang baik untuk kesehatan kita, andai saja kita bisa memulai berfikir membangun miniatur perekonomian di lingkungan rumah kita dan sanggup menerapkannya alhasil tiap-tiap manusia di negeri ini akan lebih kaya dan makmur.

Namun propaganda yang selalu kita saksikan di media-media yang menjual aset negara ini membuat mata hati kita tertutup bahakan jika kita sanggup membuat perkebunan, pertanian dan perikanan di lingkungan rumah kita sangat bisa menekan anggaran belanja kehidupan sehari-hari kita.

Selain itu ada kemalasan yang selalu menghantui kita untuk maju,melompat dan beranjak dari zona aman, ya terlalu manja diri kita membuat rasa berusaha ( kemauan keras ) kita terbunuh dengan pikiran dan hati hanya ingin jadi pekerja seperti selogan petinggi negara ini kerja kerja kerja kerja alhasil apa yang kita peroleh?

Lebih baik kita bekerja untuk negara kita sendiri misal mulai menerapkan peternakan, pertanian, perikanan secara terpadu dengan peternakan cacing tanah sebagai landasan sektor sumberdaya alam yang melimpah, sumber pendapatan ekonomi yang tidak ada habisnya. Andai saja kita tidak berfikir dan bernafsu yang membuat hati dan pikiran kita di gerakkan oleh uang untuk memiliki sebuah benda maupun alasan kebutuhan yang membuat hidup kita menjadi boros dan menuhankan uang.

Membangun Peternakan Terpadu

Apa benar, Uang menjadikan alasan kita untuk hidup? sudah lupakah kita hidup ini untuk siapa? apakah kita terlena dengan dunia fana ini? menuhankan uang? demi segelintir gengsi?. Lupakanlah itu semua mulailah berusaha dari bawah seperti cacing tanah yang kita anggap hina dan menjijikkan bahkan lebih menjijikkan manusia seperti saya ini.

Cacing tanah sebagai pengurai dan di perintahkan oleh Tuhan sebagai pemberi kehidupan di dunia ini, memberikan manfaat yang besar bagi bumi kita ini, pemelihara dan penjaga daratan bumi ini agar lebih subur.

Berawal dari beternak cacing tanah seperti cacing tanah lumbricus rubellus, cacing tanah anc, cacing tanah pretyma, cacing tanah tiger dan jenis cacing tanah lainnya kita bisa membangun kerajaan perekonomian negara kecil kita sendiri, bahkan jika siklus pertanian terpadu yang kita bangun di lingkungan rumah kita sudah jadi kita tidak akan berbelanja kebutuhan pangan setiap hari cukup memetik hasil pertanian terpadu yang kita miliki.

Dari sinilah juga bisa menghasilkan uang, tanpa kita berfikir dan bernafsu untuk mengejar uang sebagai tujuan kita. Karena secara tidak langsung uang yang akan mengejar kita. saya sendiri ingin sekali membangun supermarket ( pasar moderen ) sayuran yang bisa di petik sendiri terlebih menjadikan tempat pertanian terpadu kita sebagai tempat edukasi.

Bersambung!!!.

Thursday, August 20, 2015

Cara Membuat Kandang Budidaya Cacing Tanah

Kandang dalam bidang usaha peternakan terkadang menjadi masalah dan kendala paling besar mengingat nilai investasi untuk membangun sebuah kandang tidak sedikit, begitu juga di bidang usaha peternakan cacing tanah lumbricus rubellus ini.

Berbicara anggaran untuk membangun sebuah kandang peternakan cacing tanah bagi saya tidak usah wah yang terpenting nyaman untuk cacing tanah saja sudah cukup namun perlu di perhatikan juga lingkungan sekitar yang akan kita gunakan sebagai kandang budidaya cacing tanah ini.

Kalau seperti saya yang hidup di pinggiran kota yogyakarta alias ndeso ini ndak jadi masalah pasalnya lingkungan saya sendiri mepet dengan sawah alias rumah mewah ( rumah mepet sawah ) xixxi...

Nah untuk membuat kandang banyak sekali tempat yang bisa kita gunakan untuk kandang budidaya cacing tanah ini, kalau mau buat ya bisa melihat beberapa contoh model peternakan cacing tanah seperti gambar berikut ini :
Kandang Rak Bertingkat Menggunakan Keranjang Buah
Kandang Cacing Dengan Kotak Kayu

Kandang Cacing Dengan Bak

Saran saya jika kita menekuni dunia peternakan cacing dan sudah mempunyai pasar maupun pelanggan bisa menggunakan sistem kandang model peternakan bertingkat / rak seperti pada gambar. Namun jika pingin lebih asik lagi dengan sistem tani yaitu memanfaatkan hamparan kebun mapun sawah dengan membuat bedeng-bedengan seperti pada gambar di atas tersebut.

Cara beternak cacing dengan sistem kandang bedengan ini lebih mudah dan efisien baik dalam pemeliharaan maupun panen, apalagi untuk memanen pupuk organik kascing akan lebih mudah banget.

Friday, June 5, 2015

Cara Ternak Cacing Tanah Terpadu

Sebenarnya cara bisnis atau budidaya cacing terpadu ini lebih cocok di aplikasikan di pedesaan bahkan akan lebih bagus di aplikasikan di pertani, perikanan dan peternakan karena 3 siklus tersebut saling berkesinambungan contoh seorang petani memiliki sawah, sapi dan kolam ikan dari sini saja sudah bisa kita baca peluang bisnis dan usaha apa juga sudah bisa kita baca tinggal kita aplikasikan. Memang tidak mudah untuk mengaplikasikan cara budidaya cacing tanah terpadu ini.

Proses dan siklus itu pasti dan membutuhkan waktu sama usaha dan bisnis itu juga membutuhkan waktu tidak ada yang instan kecuali mie instan heheh...Namun cara budidaya cacing tanah terpadu ini jika di aplikasikan di petani generasi tua tidak akan berjalan pasalnya saya sendiri memberikan arahan dan pelatihan di lingkungan desa saya sendiri tidak di respon mungkin unsur umur mempengaruhi kali ya? Dari pada kebanyakn cerita berikut ini gambaran siklus cara budidaya cacing tanah terpadu. Sumber Artikel.

Dalam kesempatan kali ini saya Bapak. Sarudi ingin memberikan sedikit  informasi yaitu berupa Cara Belajar Budidaya Cacing Gratis melalui media video dan bisa anda lihat di sini Cara Budidaya Cacing Tanah Terpadu.

Video cara budidaya cacing tanah terpadu ini di buat pada tahun 2010 bersama para praktisi dan tenaga ahli di bidang pertanian, perikanan dan peternakan yang bekerjasama dengan beberapa instansi.

Friday, May 22, 2015

Cara Belajar Budidaya Cacing Gratis

Banyak cara untuk belajar khususnya belajar budidaya cacing tanah atau beternak cacing tanah ini, saya sendiri sharing ilmu dan wawasan mengenai cara budidaya cacing tanah lumbricus rubellus melalui beberapa media seperti blog cara budidaya cacing tanah ini.

Media lain bertatapmuka secara langsung dengan saya di kelas Kursus Ternak Cacing Tanah yang saya ampu.

http://kursusternakcacing.blogspot.com/

Dalam kesempatan kali ini saya Bapak. Sarudi ingin memberikan sedikit  informasi yaitu berupa Cara Belajar Budidaya Cacing Gratis melalui media video dan bisa anda lihat di sini Cara Budidaya Cacing Tanah Terpadu.

Video cara budidaya cacing tanah terpadu ini di buat pada tahun 2010 bersama para praktisi dan tenaga ahli di bidang pertanian, perikanan dan peternakan yang bekerjasama dengan beberapa instansi.



Mau tahu cara Upload Video Di youtube? gampang kuk silahkan baca artikel lengkapnya di Cara Upload Video Di Youtube. Semoga video di atas tersebut bermanfaat, selamat menyaksikan dan salam sukses untuk kita semua.


Artikel Terkait :

Monday, May 18, 2015

Cara Kirim Paket Cacing Tanah


Dewasa ini dimana berkembangnya dunia bisnis dan komunikasi menyebabkan kita harus pandai-pandai dan menyikapi kondisi model bisnis masa depan seperti saat ini sudah banyak menjamur.

Tidak harus memiliki toko atau harus sewa kios sebagai tempat usaha kita, karena di mana ada kemauan di situ ada jalan pepatah bilang seperti itu ya memang kenyataanya demikian.
http://carabudidayacacingtanah.blogspot.com/2015/05/cara-kirim-paket-cacing-tanah.html

Perkembangan jaman saat ini bisa kita bilang semakin maju atau malah semakin primitif tergantung bagaimana kita menyikapinya, benar demikian bukan? Pengalaman saya serius mulai jualan online baru dua tahun lalu namun saya merintis melalui blog sejak bangku STM, Awalnya Ayah saya Bpk. Sarjudi tidak percaya bahwa media blog seperti ini bisa buat jualan, lantas saya masjusdi.com iseng membuat blog untuk jualan cacing yang beralamatkan Budidaya Cacing dengan menyertakan kontak saya yang saat ini di gunakan sebagai kontak CS service laptop jogja.

Dari situlah banyak sms/tlpn masuk dan menayakan mengenai dunia percacingan mulai dari yang ingin tahu, cari info, dan hanya sekedar memperkenalkan diri saja namun kebanyakan yang menghubungi saya kala itu ingin order alias beli cacing baik untuk di budidaya, pakan burung maupun hanya untuk sambung silaturahmi, seperti juragan tas kulit di yogyakarta yang memberikan ilmu dan inspirasi saya untuk ikut terjun di dunia produksi kerajinan kulit.

Dari cacing juga saya mendapatkan beberapa pelanggan untuk usaha saya lainnya seperti service printer, service laptop dan jasa pembuatan web maupun blog seperti ini bahkan di dunia ayam hias saya menjaring lebih banyak konsumen lagi untuk produk saya lainnya seperti produk Tas Anyaman, Dompet Kulit Ikan Pari, Lampu Hias Aromaterapi, Vitakap Kapsul Cacing, hingga jual beli laptop dal lain-lain.

Semua usaha di atas sudah ada yang menghandel masing-masing seperti budidaya cacing, kursus ternak cacing, kursus bekam, tanaman obat saat ini sudah di kelola bapak. sarjudi dan manajemen. Sedangkan saya masih berkutat di balik layar dan lebih asik seperti ini.

Untuk bisa jualan online saja kita hanya butuh modal 1-2jt saja untuk membeli smartphone kalau belum punya sisanya barang dagangannya bisa di cari di internet tetunya jangan sembarangan mencari supplier ya.

Modal BBM atau HP Android saja istri saya bisa menembus omset 15-25jt perbulan itu baru satu hp ya, coba kita kalau bisa pegang 5 hp sudah berapa tuh? bisnis senak itu ya jualan, dan memang jualan itu tidak harus menggunakan modal atau malah harus stock barang dulu kalau gak laku rugi donk..beda lagi kalau kita jualan secara online kalau tidak punya stock asal punya produsen atau supplier aman pembeli sudah transfer tinggal deh kita belikan barangnya dan bisa kita kirim melalui jasa pengiriman pos indonesia atau JNE.

Nah Berbicara kirim mengirim cacing bisa baca artikel lengkapnya di Cara Kirim Paket Cacing Tanah LR, semoga bermanfaat ya. salam sukses untuk kita semua. sukses itu tidak ada batasnya.

Friday, February 13, 2015

Cara Memanen Cacing Tanah

panen merupakan langkah akhir di dalam perjuangan budidaya cacing tanah, setelah melewati proses yang cukup panjang dengan di awali membuat media budidaya cacing tanah sebagai langkah awal peternakan cacing tanah.
Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

Langkah selanjutnya memilah atau memanen indukan yang sudah bertelur untuk memudahkan regenerasi dan panen cacing berikutnya, menentukan dan membuat siklus produksi budidaya cacing tanah juga tidak mudah membutuhkan waktu dan proses yang lumayan cukup lama.

Nah setelah proses pembuatan media, penyebaran benih,perawatan cacing hingga akhirnya panen merupakan moment yang kita tunggu-tunggu sebagai petani kecil seperti saya ini. Di tangan saya cacing saya olah menjadi obat / jamu typus yang cukup makjur untuk mengatasi penyakit typus parah, gejala maupun kambuhan bisa di atasi dengan vitakap dengan tuntas.

Lantas bagaimana cara memanen cacing tanah yang kita budidayakan ini? nah berikut ini ada beberapa cara teknik memanen hasil budidaya cacing tanah yang kita miliki.

1. Teknik Layer, cara ini menggunakan layer sebagai pemisah antara media dan cacing tanah.

2. Teknik Gunungan, cara ini biasa kami gunakan untuk memanen cacing tanah yang siap di panen.

3. Teknik Ayak, sebenarnya teknik ini tidak di sarankan karena membuat cacing stres

Sebenarnya masih banyak sekali teknik panen yang bisa kita gunakan untuk memanen hasil budidaya cacing tanah yang kita budidayakan ini, mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, salam dari saya Peternak Cacing Tanah Yogyakarta.







http://www.paketpeluangusaha.com/
Mau tahu cara membuat blog seperti ini? baca dan praktekan artikel lengkapnya di cara mudah membuat blog.

Mau tahu bukti penjualan saya melalui media blog seperti ini? silahkan baca dan intip artikel saya Modal Blog Cupu Omzet 5 Juta Perbulan, semoga bisa memberikan semangat dan wawasan mengenai bisnis jualan online.


Mau tahu juga bagaimana saya menghasilkan uang hanya lewat blog gratisan seperti ini ? baca dan praktekkan tutorial Cara Mudah Jualan Online Modal Blog atau bisa anda download gratis ebooknya di ebooksmoe.com

Mengenal Jenis Cacing Tanah

Cacing tanah merupakan hewan yang menjijikkan bagi sebagian orang, namun tidak bagi saya, cacing sudah menemani saya sebagai hobi kurang lebih 15 tahun yang lalu sudah saya pelihara sebagai bahan pokok pembuatan jamu typus vitakap.

Memang saya bukanlah seorang ahli dalam dunia herbalis namun saya hobiis di dunia obat tradisional khususnya pengobatan tradisional jawa dengan memadukan tanaman obat yang ada di sekitar kita yang di anggap rumput tak bertuan.

Dalam bahasa Inggris cacing sering disebut dengan istilah worm, vermes, dan helminth. Cacing, dalam kerajaan binatang termasuk hewan invertebrata atau tanpa tulang belakang. Cacing diklasifikasikan kedalam tiga phylum, yaitu Platyhelminthes, Aschelminthes (Nemathelminthes), dan Annelida (Listyawan, et.al. 1998).
Jenis Cacing Tanah ANC



Platyhelminthes merupakan kelompok cacing yang berbentuk pipih, ada yang parasit dan ada yang tidak. Platyhelminthes dibagi dalam tiga kelas yakni Turbelaria, Trematoda dan Cestoda.

Kelompok Turbelaria umumnya hidup bebas dan tidak bersifat parasit. Contohnya adalah cacing planaria dan microstomum. Di alam, planaria merupakan hewan indikator perairan yang tidak tercemar.

Kelompok Trematoda dan Cestoda umumnya bersifat parasit. Contoh dari kelompok Trematoda adalah cacing Fasciola hepatica (cacing hati), Eurytrema pancreaticum (cacing kelenjar pankreas), dan Schistosoma japonicum (cacing pembuluh darah). Sementara itu contoh dari kelompok Cestoda adalah cacing pita (Taenia saginata dan T. solium) (Listyawan, et.al. 1998).

Phylum Aschelminthes terbagi menjadi dua kelas yaitu Nematoda dan Rotifera. Cacing dari phylum ini berbentuk silindris. Nematoda umumnya bersifat parasit, contohnya adalah cacing yang hidup di usus mamalia seperti Ascharis lumbricoides, A. suum, dan Ancylostoma duodenale (Listyawan, et.al. 1998).

Phylum yang terakhir yaitu Annelida, yaitu cacing yang bersegmen seperti cincin. Phylum ini terbagi menjadi tiga kelas yaitu Polychaeta, Hirudinea, dan Oligochaeta. Polycaheta merupakan kelompok cacing yang memiliki banyak seta atau sisir di tubuhnya, contohnya adalah Nereis dan Arenicola.

Sedangkan contoh dari kelompok Hirudinea adalah lintah dan pacet (Hirudo medicinalis dan Haemadipsa zeylanica). Kelas terakhir dari phylum Annelida adalah Oligochaeta dimana cacing tanah termasuk di dalamnya (Listyawan, et.al. 1998).

Jenis-jenis Cacing Tanah

Cacing tanah oleh beberapa praktisi dikelompokan berdasarkan warnanya yaitu kelompok merah dan kelompok abu-abu. Kelompok warna merah antara lain adalah Lumbricus rubellus (the red woorm), L. terestris (the night crawler), Eisenia foetida (the brandling worm), Dendroboena, Perethima dan Perionix. Sedangkan kelompok abu-abu antara lain jenis Allobopora (the field worm) dan Octolasium (Listyawan, et.al. 1998). Pada dasarnya cacing tanah adalah organisme saprofit, bukan parasit dan tidak butuh inang. Ia murni organisme penghancur sampah.

Baca : 


Jenis cacing yang umum dikembangkan di Indonesia adalah L. rubellus. Cacing ini berasal dari Eropa, ditemukan di dataran tingi Lembang - Bandung oleh Ir. Bambang Sudiarto pada tahun 1982. Dilihat dari morfologinya, cacing tersebut panjangnya antara 80 – 140 mm. Tubuhnya bersegmen-segmen dengan jumlah antara 85 – 140. Segmentasi tersebut tidak terlihat jelas dengan mata telanjang.

Baca : 

Yang terlihat jelas di bagian tubuhnya adalah klitelum, terletak antara segmen 26/27 – 32. Klitelum merupakan organ pembentukan telur. Warna bagian punggung (dorsal) adalah coklat merah sampai keunguan. Sedangkan warna bagian bawah (ventral) adalah krem. Pada bagian depan (anterior) terdapat mulut, tak bergigi. Pada bagian belakang (posterior) terdapat anus (Listyawan, et.al. 1998).



Cara Membedakan Jenis Kelamin Cacing Tanah

Mungkin sebagian orang belum mengetahui rahasia cacing tanah yang satu ini. Banyak juga yang menanyakan cara membedakan jenis kelamin cacing. Dalam bahasa Inggris cacing sering disebut dengan istilah worm, vermes, dan helminth. Cacing, dalam kerajaan binatang termasuk hewan invertebrata atau tanpa tulang belakang. Cacing diklasifikasikan kedalam tiga phylum, yaitu Platyhelminthes, Aschelminthes (Nemathelminthes), dan Annelida.
Peternak Cacing Tanah Yogyakarta

Perlu kita ketahui bersama, bahwasannya Cacing tanah tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya karena cacing bersifat hermaprodit alias dalam satu tubuh terdapat dua alat kelamin, jantan dan betina. Namun cacing tanah tidak dapat melakukan perkawinan sendirian. Untuk kawin ia membutuhkan pasangan untuk pertukaran sperma.

Cacing tanah merupakan hewan nokturnal dan fototaksis negatif. Nokturnal artinya aktivitas hidupnya lebih banyak pada malam hari sedangkan pada siang harinya istirahat. Fototaksis negatif artinya cacing tanah selalu menghindar kalau ada cahaya, bersembunyi di dalam tanah. Bernafasnya tidak dengan paru-paru tetapi dengan permukaan tubuhnya. Oleh karena itu permukaan tubuhnya selalu dijaga kelembabannya, agar pertukaran oksigen dan karbondioksida berjalan lancar.

Usia cacing tanah bisa mencapai 15 tahun, namun umur produktifnya hanya sekitar 2 tahun. Cacing dewasa yang berumur 3 bulan dapat menghasilkan kokon sebanyak 3 kokon per minggu. Di dalam kokon terdapat telur dengan jumlah antara 2 – 20 butir. Telur tersebut akan menetas menjadi juvenil (bayi cacing) setelah 2 – 5 minggu. Rata-rata hidup cacing adalah 2 ekor perkokon. Cacing akan menjadi dewasa dan siap kawin wetelah berumur 2 – 3 bulan.

Dalam pertumbuhannya, pertambahan berat cacing sampai berumur satu bulan adalah sekitar 400 persen, 1 – 2 bulan 300 persen, dan 2 –3 bulan 100 persen. Dalam satu siklus (3 bulan) 1 kg induk cacing menghasilkan 6 kg cacing. Dalam 1 kg cacing terdapat sekitar 2000 ekor. Sedangkan berat keringnya adalah sekitar 20 persen dari berat basah.

Nah dari hasil uraian di atas bisa kita ambil kesimpulan dengan akhir bahwasannya cacing memiliki dua jenis kelamin dalam satu cacing dan membutuhkan pasangan untuk berkembangbiak, semoga dapat bermanfaat informasi ini dan slemat beternak cacing tanah.


http://www.paketpeluangusaha.com/
Mau tahu cara membuat blog seperti ini? baca dan praktekan artikel lengkapnya di cara mudah membuat blog.

Mau tahu bukti penjualan saya melalui media blog seperti ini? silahkan baca dan intip artikel saya Modal Blog Cupu Omzet 5 Juta Perbulan, semoga bisa memberikan semangat dan wawasan mengenai bisnis jualan online.


Mau tahu juga bagaimana saya menghasilkan uang hanya lewat blog gratisan seperti ini ? baca dan praktekkan tutorial Cara Mudah Jualan Online Modal Blog atau bisa anda download gratis ebooknya di ebooksmoe.com

Artikel Terkait : 

Cara Mudah Memulai Usaha Jualan Cacing Tanah Secara Online

Kata siapa?, Hari gini masih bingung cara mengirim barang maupun hewan hidup dan tanaman. Sudah banyak sekali expedisi pengiriman yang siap melayani anda untuk memudahkan transaksi jual beli online yang anda tawarkan. Kali ini saya ingin berbagi informasi dan pengetahuan mengenai usaha jualan cacing tanah secara online.
Sehabis Panen Cacing Tanah ANC

Banyak cara bisa kita lakukan teknik penjualan melalui media internet ini di antaranya bisa menggunakan Blog seperti yang sedang anda baca saat ini yaitu saya menggunakan micro blog beralamatkan Cara Budidaya Cacing Tanah berembel-embelkan blogspot.com ini karena saya hanya memanfaatkan fasilitas gratis yang di sediakan pihak google lewat aplikasi micro blogging nya yaitu blogspot.

Cara lain bisa kita mulai memasang iklan seperti di tokopedia,toko bagus ( olx ) atau berniaga. Sedangkan cara jualan cacing tanah paling mudah bisa kita gunakan facebook kita dengan menawarkan melalui media grub facebook sedangkan saya menggunakan berbagai media untuk memaksimalkan penjualan saya melalui media internet ini.

Kebetulan prodak saya lumayan banyak dan kebanyakan prodak yang saya jual melalui beberapa media online seperti facebook,fanspage facebook, instagram,twitter, blog seperti ini maupun website yang berbayar. Sebenarnya memulai usaha jualan online dengan barang apa saja  itu mudah hanya saja kita mau bergerak dan belajar atau tidak itulah hambatan terbesar dalam setiap jiwa manusia, menjadi pioner itu memang susah namun menjadi folower atau pengikut itu hanya orang yang memanfaatkan momen untuk melonjak lebih tinggi.

Mari kita lestarikan bumi kita ini dengan menjaga dan menanam pohon terlebih lagi menggunakan pupuk organik terbaik di dunia yang tidak dapat di kalahkan oleh teknologi manusia yaitu kascing, untuk mendapatkan kascing tentunya kita harus memelihara atau membudidayakan cacing tanah lumbricus rubellus ini, jika anda tertarik belajar secara online bisa membaca beberapa artikel saya di blog cara budidaya cacing tanah Insya Alloh isinya bermanfaat dan lengkap atau jika membutuhkan bibit cacing tanah untuk di budidayakan bisa juga anda dapatkan di blog saya Jual Cacing Tanah Yogyakarta, namun jika ingin menambah ilmu,wawasan dan jalinan silaturahmi bisa mengikuti kelas Kursus Ternak Cacing.

Salam Super dari saya Hobiis Tanaman Obat mohon doanya untuk pengembangan apotik hidup sebagai pembelajaran dan sekaligus sebagai media informasi tanaman obat khususnya di indonesia saya sedang mengembangkan web TokoTanamanObat.com semoga bermanfaat.


http://www.paketpeluangusaha.com/
Mau tahu cara membuat blog seperti ini? baca dan praktekan artikel lengkapnya di cara mudah membuat blog.

Mau tahu bukti penjualan saya melalui media blog seperti ini? silahkan baca dan intip artikel saya Modal Blog Cupu Omzet 5 Juta Perbulan, semoga bisa memberikan semangat dan wawasan mengenai bisnis jualan online.


Mau tahu juga bagaimana saya menghasilkan uang hanya lewat blog gratisan seperti ini ? baca dan praktekkan tutorial Cara Mudah Jualan Online Modal Blog atau bisa anda download gratis ebooknya di ebooksmoe.com

Artikel Terkait :

Cara Membuat Media Budidaya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

Media merupakan tempat atau sarana hidup buddiaya cacing tanah, media juga bisa di buat dari berbagai macam jenis bahan maupun sampah organik seperti dedaunan, debog pisang, jerami padi, grajen maupun sisa limbah budidaya jamur tiram ( BagLog ) dan lain-lain.

Media menentukan Kwalitas Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

Pembuatan media hidup cacing tanah lumbricus rubellus ini juga cukup mudah bahkan hampir semua orang dapat membuat dengan mudah, saya yakin hanya dengan membaca artikel saya mengenai cara membuat media budidaya cacing tanah lumbricus rubellus ini langsung bisa di praktekkan tidak hanya itu tutorial ini juga Insya Alloh mudah di pahami.

Nah berikut ini cara membuat media budidaya cacing tanah lumbricus rubellus.

1. siapkan bahan pembuatan media, bisa menggunakan kotoran sapi atau sampah organik seperti grajen, sisa baglog pada jamur tiram, jerami padi, dan sampah organik lainnya.

2. kemudian busukkan media tersebut dengan bantuan bakteri dengan menggunakan tetes tebu atau bisa menggunakan prodak pengurai seperti Bio Fit dengan menyemprotkan ke media tersebut selanjutnya tutup atau di krakap dengan terpal agar mempercepat proses pembusukan / penguraian terhadap bakteri yang mengandung senyawa bagus untuk pertumbuhan cacing tanah yang akan kita budidayakan.

3. proses ini bisa memakan waktu 1-7 hari tergantung dari kwalitas dan media yang kita olah dengan proses fermentasi, biasanya untuk kotoran lembu atau sapi bisa memakan waktu 3-7 hari. Sedangkan untuk media grajen bisa memakan waktu 3 hari, Kalau ingin cepat ya gunakan limbah atau sisa baglog pada jamur tiram cukup kita diamkan dan kita tutup selama 1-2 hari, sebenarnya tidak melalui proses fermentasi ini sudah sangat bisa dan layak untuk hidup cacing tanah yang kita budidayakan nanti.

4. Pastikan media cacing tanah yang akan kita gunakan untuk budidaya cacing tanah tersebut ber PH sejuk, jika sudah terbiasa hanya dengan memegang media cacing tanah yang akan kita gunakan tersebut sudah tahu, tidak pelu menggunakan alat pengukur PH.


Nah demikian tadi artikel Cara Membuat Media Budidaya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus yang biasa saya lakukan di kandang cacing tanah yogyakarta, untuk menambah wawasan dan pengetahuan ternak cacing bisa membaca artikel terkait saya mengenai cara mudah memanen cacing tanah lumbricus rubellus, ciri-ciri cacing lumbricus rubellus atau bisa mengikuti kelas kursus ternak cacing yang saya adakan di kandang cacing yogyakarta.

Sekian dan trimakasih semoga bermanfaat, bila anda membutuhkan bibit cacing tanah seperti cacing tanah tiger, cacing tanah anc, cacing tanah crytasl, cacing tanah lumbricus rubellus bisa kunjungi blog saya dengan klik link Jual Cacing Tanah Yogyakarta atau Peternak Cacing Tanah Yogyakarta.




Ikuti Workshop Online Gratis
--> Jualan Online Modal Blog <--

Monday, February 9, 2015

Ciri-ciri Khusus Cacing Lumbricus Rubellus Asli

Ciri - Ciri Pada umumnya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus Memiliki Warna tubuh kemerahan, maka dari itu sering disebut cacing merah/redworm Gerakannya lambat.

Satu tahun bisa mengasilkan 106 kokon, tiap kokon bisa berisi 1-4 juvenil (anak cacing) Bisa bertelur setiap 21 hari sekali setelah mencapai dewasa. Usia produktifnya 4-10 bulan. Berukuran panjang sekitar 7-10cm.




Ciri-ciri Khusus Cacing Lumbricus Rubellus Asli
  1. Panjang segmen tidak antara 7-10cm
  2. Memiliki ekor kuning
  3. Tubuh cacing berwarna merah segar
  4. Pergerakan cacing lumbricus rubellus ini lamban
  5. Badan pipih sedikit bulat
  6. Cacing lumbricus rubellus memiliki tubuh kenyal seperti karet / jeli



Demikian tadi artikel Ciri-ciri Khusus Cacing Lumbricus Rubellus Asli semoga dapat bermanfaat dan jika anda membutuhkan bibit Cacing Lumbricus Rubellus Asli bisa kontak saya Bapak Sarjudi Peternak Cacing Tanah Lumbricus Rubellus Yogyakarta siap kirim ke Luar kota dan Luar Pulau Indonesia.

Info Lengkap Hub :
Bapak Sarjudi 
Call / SMS : 081 904 10 11 13



Ciri-ciri Cacing Lumbricus Rubellus

Dewasa ini Beternak Cacing Tanah mulai naik daun lagi dan bisa di bilang menjadi trend dan kebutuhan para hobiis burung dan mancing mania, padahal dahulu hanya di gunakan sebagai bahan baku jamu Typus dan kosmetik saja kini sudah mulai merambah ke dunia hobi, baik sebagai hobi dan sekaligus bisnis budidaya cacing tanah yang menjanjikan.


Limabelas tahun yang lalu saya mengenal Cacing Lumbricus Rubellus ini, bukan rahasia lagi Cacing tanah termasuk hewan tingkat rendah karena tidak mempunyai tulang belakang (invertebrata).

Cacing tanah juga termasuk kelas Oligochaeta. Famili terpenting dari kelas ini Megascilicidae dan Lumbricidae Cacing tanah bukanlah hewan yang asing bagi masyarakat kita, terutama bagi masyarakat pedesaan.

Namun hewan ini mempunyai potensi yang sangat menakjubkan bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia di muka bumi ini.

Berikut ini Jenis Cacing Tanah yang sudah banyak dibudidayakan di Indonesia adalah Cacing Lumbricus Rubellus, Cacing Africa, Cacing Biru ( Perionyx ) dan Cacing Tiger ( Eisenia Fetida) Keempat jenis cacing tanah ini pada umumnya memiliki ciri-ciri yg sama yaitu :
  • Cacing tidak memiliki tulang belakang atau avertebrata. Makanya sering disebut binatang lunak.
  • Cacing tanah terdiri dari dua bagian, yaitu bagian depan (anterior) dan bagian belakang (posterior), Dibagian depan ada mulut dan klitelum, dibagian belakang ada anus/ dubur. 
  • Cacing tidak memiliki kerangka luar, karena seluruh tubuhnya dilindungi oleh kutikula (kulit bagian luar). 
  • Cacing tidak memiliki alat gerak. 
  • Cacing tidak memiliki mata. Sebagai pengganti mata, cacing mempunyai prostomium, yaitu organ syaraf perasa yang berbentuk seperti bibir yang menutupi mulutnya. 
  • Untuk dapat bergerak cacing menggunakan otot-otot tubuhnya yang panjang dan tebal yang melingkari tubuhnya.

Lendir ditubuhnya memudahkan dia bergerak dalam tanah. Ditubuhnya terdapat yang sebut seta, seta adalah sejenis rambut yang relatif keras dan pendek, seta menempel pada tubuh cacing dan seta mempunyai daya lekat yang kuat, sehingga cacing dapat melekat kuat pada satu benda.



Cacing tidak memiliki alat pernapasan, untuk bernapas dia mengandalkan kulitnya. Cacing tanah bereaksi negatif terhadap sinar matahari atau sinar lainnya. Cacing mempunyai klitelum, yang berguna untuk perkembangbiakannya. Masa hidupnya sekitar 1 – 5 tahun.


Baca Artikel Menarik:

Bapak Sarjudi 
Call / SMS : 081 904 10 11 13




Powered by Blogger.